
Seiring kehadiran Igor Tudor sebagai pelatih baru Juventus, sejumlah perubahan strategi dan personal pemain mulai tampak. Salah satu isu yang mencuat adalah kemungkinan hengkangnya Timothy Weah, pemain serba bisa yang musim lalu tampil kurang meyakinkan di sisi kanan. Dalam perkembangan terbaru, Juventus disebut mengincar Anak Emas Igor Tudor di Lazio. yakni Adam Marušić, sebagai pengganti potensial.
Performa Weah di Bawah Ekspektasi
Timothy Weah didatangkan dari Lille pada musim panas 2023 dengan harapan bisa menambah dinamika di sektor kanan Juventus. Namun, sepanjang musim 2024/25, pemain asal Amerika Serikat itu kesulitan tampil konsisten. Ia hanya mencatatkan 1 gol dan 3 assist dari 30 penampilan di semua kompetisi.
Weah memang punya kecepatan dan stamina, namun sering kehilangan fokus saat bertahan dan belum cukup efektif saat menyerang. Dalam sistem lama Massimiliano Allegri, ia gagal memaksimalkan potensinya. Kini, dengan Igor Tudor yang dikenal mengandalkan sistem 3-4-2-1 atau 3-5-2, Juventus ingin mencari sosok yang lebih sesuai.
Adam Marušić: Anak Emas Tudor di Lazio
Nama Adam Marušić muncul sebagai target utama. Pemain asal Montenegro ini bukan hanya andalan di timnas negaranya, tapi juga salah satu pemain kepercayaan Igor Tudor saat menukangi Lazio di akhir musim 2023/24.
Marušić dikenal sebagai wing-back yang komplet—kuat secara fisik, solid dalam bertahan, dan cerdas saat naik membantu serangan. Dalam formasi tiga bek ala Tudor, ia beroperasi mulus sebagai bek kanan maupun bek kiri. Pengalamannya bermain di Serie A sejak 2017 membuat adaptasinya ke Juventus relatif cepat.
Tudor pernah memuji Marušić secara terbuka sebagai “pemain yang sangat memahami apa yang saya butuhkan dari posisi bek sayap”.
Situasi Kontrak & Harga
Kontrak Marušić di Lazio masih berlaku hingga Juni 2026. Namun, dengan proyek baru yang tengah dijalankan pelatih Marco Baroni di Roma, kemungkinan rotasi pemain besar-besaran tetap terbuka. Juventus kabarnya siap menawarkan €6–8 juta untuk memboyong pemain berusia 31 tahun itu.
Lazio sejauh ini belum memberikan respons resmi, tetapi tidak akan menutup pintu jika harga dan kondisi negosiasi menguntungkan.
Weah Masuk Daftar Jual, Pemain Lain Jadi Alternatif
Juventus disebut siap melepas Weah jika ada tawaran senilai €10 juta atau lebih. Beberapa klub MLS dan Premier League (seperti Fulham dan Crystal Palace) tertarik untuk memulangkannya.
Selain Marušić, Juventus juga mempertimbangkan opsi cadangan seperti:
- Emil Holm (Atalanta) – lebih muda dan ofensif, cocok untuk jangka panjang.
- Nahuel Molina (Atletico Madrid) – sangat cocok dalam skema tiga bek, namun mahal.
- Wilfried Singo (Monaco) – cepat dan kuat secara fisik, sudah kenal Serie A saat bersama Torino.
Igor Tudor Butuh Pemain yang Paham Sistem
Salah satu alasan utama mengapa Tudor menginginkan mantan pemainnya adalah karena ia tak ingin kehilangan waktu adaptasi. Filosofi bermainnya dikenal intens, dengan pressing tinggi, organisasi ketat di belakang, dan transisi cepat ke depan.
Memiliki pemain seperti Marušić—yang sudah memahami taktiknya—akan mempercepat proses implementasi sistem di Juventus yang kini tengah bertransformasi.
Juventus Fokus Bangun Tim Kompetitif
Selain fokus di sisi kanan, Juventus juga tengah merombak lini tengah dan pertahanan. Kedatangan Douglas Luiz dan potensi masuknya Teun Koopmeiners menandakan ambisi besar Si Nyonya Tua untuk kembali kompetitif di Serie A dan Eropa.
Dalam skema besar ini, posisi sayap kanan menjadi salah satu titik penting. Tudor ingin pemain yang bukan hanya bisa menyerang, tapi juga memahami tanggung jawab defensif dan disiplin posisi—karakteristik khas pemain favoritnya.
Dengan Timothy Weah berpeluang hengkang dan Igor Tudor ingin membangun sistem sesuai visinya, mendatangkan Adam Marušić sebagai “anak emas” bukan sekadar rumor biasa. Jika kesepakatan terwujud, Juventus akan mendapatkan pemain yang bukan hanya siap tempur, tapi juga sudah paham betul apa yang diinginkan pelatih.
Saga transfer ini patut dinantikan, terlebih jika Juventus benar-benar serius merombak wajah tim di bawah pelatih asal Kroasia tersebut.