Tag: Manchester United

  • MU Menurunkan Harga Jadon Sancho

    MU Menurunkan Harga Jadon Sancho

    Jadon Sancho bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2021 dengan ekspektasi tinggi. Sebelumnya tampil gemilang di Borussia Dortmund dengan gaya bermain cepat, kreatif, dan produktif. MU Menurunkan Harga Jadon Sancho €85 juta untuk mengamankan jasa winger muda ini sebagai bagian dari upaya memperkuat lini serang mereka.

    Namun, sejak kedatangannya, Sancho belum bisa menunjukkan performa terbaiknya secara konsisten. Ia kerap berhadapan dengan cedera, adaptasi gaya bermain yang berbeda, dan tekanan tinggi dari fans serta media.

    Performa Sancho di Manchester United

    Selama dua musim terakhir, catatan gol dan assist Sancho jauh di bawah ekspektasi mengingat harga mahal reputasinya sebelumnya. Ia hanya mampu mencetak beberapa gol penting, tetapi tidak cukup produktif untuk menjadi starter reguler di skuad MU.

    Cedera dan rotasi pemain juga membatasi waktu bermainnya. Persaingan dengan pemain lain di posisi sayap seperti Marcus Rashford, Antony, dan pemain baru membuat Sancho kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. MU Menurunkan Harga Jadon Sancho ke Juventus.

    Alasan MU Menurunkan Harga Sancho

    1. Kebutuhan Restrukturisasi Skuad

    MU sedang menjalani fase restrukturisasi dengan pelatih baru dan manajemen yang ingin membangun tim lebih seimbang dan kompetitif. Melepaskan pemain yang tidak masuk rencana utama penting untuk mengurangi beban gaji dan membuka ruang bagi pemain baru.

    2. Finansial

    Klub menghadapi tekanan finansial untuk mengelola anggaran transfer dengan lebih ketat, terutama setelah pandemi dan kebijakan pengeluaran yang lebih konservatif. Menurunkan harga Sancho bisa mempercepat proses penjualan sehingga dana segar bisa langsung digunakan.

    3. Keinginan Pemain

    Ada indikasi bahwa Sancho ingin mencari tantangan baru dan bermain lebih banyak agar kariernya tidak stagnan. Dalam situasi ini, penurunan harga adalah langkah kompromi antara klub dan pemain.

    Prospek Transfer ke Juventus

    Juventus menjadi klub favorit untuk merekrut Sancho, mengingat kebutuhan mereka akan pemain sayap berkelas dan pengalaman Eropa. Juventus saat ini sedang membangun kembali skuad dan siap memanfaatkan peluang harga Sancho yang turun.

    Dengan banderol baru kurang dari €20 juta, Juventus dapat mengamankan pemain bintang Inggris ini dengan risiko finansial yang relatif rendah dibandingkan harga pembelian awal MU.

    Dampak bagi MU dan Juventus

    • Manchester United:
      Penjualan Sancho dapat memberikan ruang gaji, memungkinkan pembelian pemain yang lebih sesuai dengan kebutuhan taktis pelatih, serta mengurangi beban finansial klub.
    • Juventus:
      Penambahan Sancho akan memperkuat lini serang, memberikan pilihan taktik lebih banyak, dan meningkatkan daya gedor tim dalam menghadapi Serie A dan kompetisi Eropa.

    Tantangan dan Harapan untuk Sancho

    Meskipun mendapat kritik, Sancho memiliki potensi besar untuk bangkit. Lingkungan baru di Juventus bisa menjadi momentum bagi dia untuk menunjukkan kualitas aslinya, kembali ke performa puncak, dan memperkuat posisinya di tim nasional Inggris.

    Namun, tantangan adaptasi di liga baru dan tekanan harus dihadapi dengan kesiapan mental dan fisik.

    Penurunan harga Jadon Sancho oleh Manchester United bukan hanya soal finansial, tetapi juga bagian dari strategi klub untuk menyesuaikan skuad dan memberi kesempatan bagi pemain berkembang di tempat baru. Juventus yang tengah membangun kembali skuadnya, siap memanfaatkan peluang ini.

    Bagi Sancho, ini merupakan babak baru dalam karier yang penuh harapan untuk membuktikan dirinya sebagai salah satu winger top di Eropa.

  • Dalam Deal Sancho, Juventus Ternyata Juga Tanyakan Soal Marcus Rashford ke MU

    Dalam Deal Sancho, Juventus Ternyata Juga Tanyakan Soal Marcus Rashford ke MU

    Sementara negosiasi transfer Jadon Sancho antara Manchester United dan Juventus kembali memanas, muncul kabar menarik yang memperkaya dinamika pembicaraan tersebut. Tidak hanya membahas Sancho, ternyata Juventus juga mengambil langkah tak terduga dengan menanyakan ketersediaan Marcus Rashford. Dengan kata lain, Juventus tanyakan Marcus Rashford ke pihak United dalam kesempatan yang sama. Langkah ini terbilang mengejutkan, namun di sisi lain cukup logis jika melihat kondisi Rashford yang masih belum stabil di Old Trafford. Selain itu, situasi Rashford yang penuh tekanan membuat Juventus melihat peluang untuk merekrutnya sebagai bagian dari proyek regenerasi lini depan mereka.

    Negosiasi ini membuka babak baru dalam strategi transfer Juventus dan memperlihatkan bahwa Bianconeri masih sangat aktif membangun ulang skuad mereka demi kembali kompetitif di level Eropa.

    Juventus Tanyakan Marcus Rashford Saat Bahas Transfer Sancho

    Juventus telah lama dikenal sebagai klub yang lihai memanfaatkan peluang di bursa transfer. Karena itu, pembicaraan dengan Manchester United terkait Jadon Sancho menjadi langkah strategis untuk memperkuat lini depan mereka. Di sisi lain, Sancho yang gagal bersinar di Premier League sudah masuk daftar jual sejak musim panas lalu. Juventus pun melihat ini sebagai peluang menarik untuk dimanfaatkan.

    Menariknya, laporan dari media Italia seperti Gazzetta dello Sport dan Tuttosport menyebut bahwa Juventus tidak hanya fokus pada Sancho. Klub yang kini dilatih Thiago Motta itu juga mengambil inisiatif untuk menanyakan Marcus Rashford ke pihak Manchester United. Langkah ini cukup mengejutkan, terutama karena Rashford dikenal sebagai pemain “homegrown” dan ikon di mata para fan Setan Merah.

    Situasi Sulit Rashford Buka Peluang Dilirik Juventus

    Marcus Rashford mengalami musim yang mengecewakan pada 2023/24. Setelah tampil gemilang dengan 30 gol di musim sebelumnya, Rashford justru kehilangan ketajaman dan konsistensinya. Cedera, masalah kedisiplinan, serta tekanan media membuat penyerang Inggris itu kehilangan tempat utama di bawah Erik ten Hag.

    Beberapa pihak mulai berspekulasi bahwa Rashford butuh suasana baru untuk menyegarkan kariernya. Apalagi, hubungan Rashford dengan fan juga merenggang akibat sejumlah insiden di luar lapangan, termasuk kepergok di pesta usai kekalahan tim dan absen latihan tanpa alasan yang jelas.

    Dalam konteks inilah Juventus melihat peluang. Klub asal Turin tersebut diketahui tengah mencari winger berpengalaman dengan mobilitas tinggi, dan Rashford dinilai cocok dengan skema Thiago Motta yang mengandalkan serangan cepat dan transisi tajam.

    Sancho Tetap Prioritas, Tapi Juventus Tanyakan Marcus Rashford Juga

    Meski Rashford menarik perhatian, Juventus masih menempatkan Jadon Sancho sebagai prioritas utama mereka dalam negosiasi dengan Manchester United. Sancho dinilai lebih realistis untuk didatangkan karena ia sudah tidak masuk dalam rencana Ten Hag dan bahkan dipinjamkan kembali ke Borussia Dortmund pada paruh musim lalu.

    Sancho juga memiliki hubungan yang memburuk dengan staf kepelatihan United, terutama setelah pertengkarannya dengan Ten Hag yang membuatnya absen dari skuad utama selama berbulan-bulan. Juventus diyakini akan mencoba meminjam Sancho dengan opsi beli di akhir musim, sebuah skema yang mirip dengan kesepakatan Federico Chiesa beberapa tahun lalu.

    Skema Juventus Bisa Buka Jalan untuk Rashford

    Dalam upaya mereka mendatangkan Sancho, Juventus kabarnya mencoba menawarkan skema pinjaman dengan gaji dibagi dua, agar beban finansial tidak terlalu besar. Selain itu, klub asal Italia ini juga memberikan opsi kepada United untuk menyisipkan klausul pembelian wajib jika Sancho mencapai jumlah penampilan tertentu.

    Yang menarik, dalam proses negosiasi tersebut, Juventus bertanya pula soal situasi Rashford. Hal ini dinilai bukan sekadar basa-basi, melainkan indikasi bahwa Juventus membuka peluang melakukan manuver transfer jika United memberi lampu hijau. Meski belum ada tawaran resmi, pendekatan awal ini bisa menjadi pembuka untuk transfer besar di kemudian hari.

    Rashford dan Peluang ke Serie A

    Meski Rashford selama ini lebih identik dengan Premier League, bukan berarti ia tak cocok bermain di Serie A. Dengan gaya main yang lebih taktis dan ruang yang lebih sempit, Rashford bisa mengembangkan sisi permainan lain yang selama ini belum terlalu diasah: pemahaman taktik dan pengambilan keputusan.

    Serie A juga telah menjadi destinasi bagi banyak bintang Premier League dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Romelu Lukaku, Tammy Abraham, hingga Chris Smalling. Juventus, dengan fasilitas dan tradisi besarnya, bisa menjadi tempat ideal bagi Rashford untuk menghidupkan kembali kariernya.

    Namun, tantangan utamanya adalah finansial. Rashford memiliki gaji yang tinggi di United, dan Juventus harus berhitung matang jika ingin membawanya. Alternatifnya, Juventus bisa mencoba skema pinjaman dengan opsi pembelian jangka panjang seperti yang mereka lakukan terhadap Manuel Locatelli atau Weston McKennie.

    MU Terbuka untuk Diskusi, Juventus Tanyakan Marcus Rashford

    Hingga kini, Manchester United belum memberikan pernyataan resmi soal masa depan Marcus Rashford. Meski begitu, sumber internal menyebut klub tidak menutup kemungkinan untuk melepas pemain mana pun. Selama tawaran dan harga yang diajukan sesuai, manajemen akan mempertimbangkannya secara serius. Rashford memang jebolan akademi dan pernah jadi pilar penting. Namun, performanya yang terus menurun membuat klub harus mulai mengevaluasi semua opsi.

    Di sisi lain, beberapa laporan menyatakan bahwa United sedang merancang “reset” besar-besaran dalam skuad mereka. Klub ingin mendatangkan lebih banyak pemain muda yang sesuai filosofi permainan pelatih. Jika Erik ten Hag bertahan, ia akan menentukan rekrutan yang cocok dengan visinya. Sebaliknya, jika pelatih baru masuk, strategi transfer juga akan berubah total.

    Komentar Fan: Antara Terkejut dan Realistis

    Reaksi fan Manchester United pun beragam. Banyak yang terkejut mendengar bahwa Juventus menanyakan Rashford, karena sang pemain selama ini dianggap sebagai ikon klub. Namun sebagian lainnya mulai realistis dan menilai bahwa jika Rashford memang tak bisa kembali ke performa terbaiknya, maka menjualnya mungkin adalah solusi terbaik untuk semua pihak.

    Di sisi lain, fan Juventus cukup antusias dengan kemungkinan ini. Mereka melihat Rashford sebagai pemain dengan potensi luar biasa yang hanya butuh kepercayaan dan lingkungan baru. Jika Juventus bisa mengulang kisah sukses seperti ketika mereka membangkitkan Paulo Dybala atau Carlos Tevez, maka Rashford bisa menjadi senjata utama mereka di musim mendatang.

    Apakah Transfer Rashford ke Juventus Realistis?

    Secara realistis, peluang Rashford untuk pindah ke Juventus dalam waktu dekat masih kecil. United belum siap kehilangan dua winger dalam satu bursa transfer, dan Rashford tetap memiliki nilai pasar yang tinggi. Namun, jika musim depan Rashford kembali gagal tampil optimal, maka pembicaraan ini bisa berlanjut secara serius.

    Sebagai alternatif lain, Manchester United bisa saja melepas Marcus Rashford jika menerima tawaran besar dari klub Arab Saudi. Selain itu, Paris Saint-Germain juga pernah dikaitkan dengan sang pemain dan tetap menjadi peminat potensial. Namun demikian, Juventus muncul sebagai opsi rasional jika Rashford ingin bertahan di liga kompetitif. Ia bisa mendapatkan tantangan baru dengan tekanan yang berbeda dari atmosfer Premier League.

    Penutup: Manuver Cerdas Juventus, Situasi yang Harus Diwaspadai MU

    Langkah Juventus untuk “sekalian” menanyakan soal Rashford dalam negosiasi Sancho adalah manuver cerdas yang menunjukkan kecermatan mereka di bursa transfer. Meski tak langsung membuahkan hasil, pendekatan ini bisa menjadi fondasi dari transfer besar di masa depan.

    Bagi Manchester United, hal ini juga menjadi peringatan bahwa mereka harus segera mengambil keputusan terkait Rashford. Apakah akan tetap memercayainya sebagai proyek jangka panjang, atau justru mulai membuka pintu untuk melepasnya selagi harga jualnya masih tinggi.

    Satu hal yang pasti, bursa transfer musim panas ini kembali memperlihatkan betapa dinamisnya dunia sepak bola Eropa—di mana satu pembicaraan bisa membuka pintu untuk peluang yang lebih besar dan mengejutkan.

  • Marcus Rashford Merantau ke Italia?

    Marcus Rashford Merantau ke Italia?

    Marcus Rashford menjadi salah satu nama besar yang berpotensi meninggalkan Manchester United musim panas ini. Penyerang internasional Inggris itu sedang menghadapi masa depan yang tak pasti di Old Trafford. Marcus Rashford Merantau ke Italia.

    Kini, opsi untuk merantau ke luar negeri Marcus Rashford Merantau ke Italia mulai terbuka lebar. Apakah Rashford akan mengikuti jejak sejumlah bintang Inggris lainnya yang sukses berkarier di tanah Eropa?

    Performa Menurun dan Hubungan Retak

    Musim 2023/24 menjadi titik balik negatif dalam karier Rashford. Dari 35 penampilan di semua kompetisi, ia hanya mencetak 8 gol—penurunan drastis dibanding musim sebelumnya yang menembus 30 gol. Penurunan performa ini tidak lepas dari beberapa faktor:

    • Inkonsistensi taktik dan rotasi pemain yang dilakukan Erik ten Hag.
    • Beberapa insiden disipliner, termasuk absen latihan tanpa alasan yang jelas.
    • Kritik publik dan tekanan dari suporter yang semakin tajam.

    Hubungannya dengan manajer Erik ten Hag dikabarkan semakin renggang. Meskipun keduanya menyangkal isu tersebut di hadapan media, sejumlah laporan internal menyebut Rashford tidak lagi menjadi bagian penting dalam rencana jangka panjang klub.

    Minat Serius dari Klub Serie A

    Menurut laporan dari media Inggris dan Italia, setidaknya tiga klub Serie A tertarik mengamankan tanda tangan Rashford:

    1. Juventus – Klub asal Turin itu mencari sosok baru di lini depan, terlebih setelah masa depan Federico Chiesa diragukan. Rashford dianggap sebagai pengganti ideal, terutama karena kemampuannya bermain di beberapa posisi (sayap kiri, penyerang tengah, atau second striker).
    2. AC Milan – Rossoneri sedang dalam fase regenerasi dan tengah mencari pemain ofensif baru usai perginya Olivier Giroud. Rashford masuk radar sebagai penyerang cepat yang bisa menopang Rafael Leão dari sisi kanan atau menjadi target utama di tengah.
    3. Inter Milan – Nerazzurri menyukai karakter Rashford sebagai pemain eksplosif. Kehadiran Rashford bisa memperkaya opsi serangan mereka yang saat ini bertumpu pada Lautaro Martínez dan Marcus Thuram.

    Ketiga klub tersebut disebut sudah menjalin komunikasi awal dengan perwakilan Rashford untuk mengukur minat serta kesiapan finansial.

    Hambatan Finansial: Gaji Jadi Batu Sandungan

    Salah satu kendala terbesar dalam potensi transfer ini adalah gaji Rashford. Saat ini, ia menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di MU, mencapai £325.000 per pekan atau sekitar €18 juta per tahun.

    Bagi klub-klub Serie A yang memiliki struktur gaji jauh lebih konservatif dibanding Premier League, angka ini tentu menjadi tantangan besar. Kemungkinan opsi:

    • Pinjaman dengan opsi beli, disertai kesepakatan bahwa MU menanggung sebagian gaji.
    • Negosiasi pemotongan gaji jika Rashford benar-benar ingin pindah demi menit bermain lebih banyak.
    • Kontrak jangka panjang dengan skema bonus performa, seperti yang lazim dilakukan Juventus atau Milan.

    Manchester United Mulai Pertimbangkan Penjualan

    Meskipun Rashford adalah produk akademi yang menjadi ikon klub, Manchester United disebut tidak lagi menutup pintu untuk menjualnya. Alasannya:

    • Rashford masih memiliki nilai jual tinggi, diperkirakan antara €60–70 juta.
    • Penjualannya bisa membantu keuangan klub, terutama dalam upaya mematuhi Financial Fair Play.
    • Memberi ruang untuk pembelian pemain baru yang sesuai kebutuhan Erik ten Hag.

    Namun, keputusan final tetap tergantung pada dua hal utama: keputusan Erik ten Hag sebagai pelatih, serta keinginan pribadi Rashford.

    Rashford Tetap Profesional di Pramusim

    Meski rumor kepindahan semakin kencang, Rashford tetap menunjukkan sikap profesional. Ia bergabung dalam skuad pramusim MU ke Amerika Serikat dan tampil dalam beberapa laga uji coba. Namun, kehadirannya di skuad bukan jaminan bahwa ia akan bertahan.

    Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, situasi Rashford bersifat “open-ended”: belum ada keputusan final, tetapi opsi keluar sangat terbuka jika ada tawaran konkret dari klub luar negeri.

    Masa Depan Rashford di Titik Kritis

    Dengan usia 26 tahun, Rashford berada di fase penting dalam kariernya. Jika ia ingin kembali ke performa puncak dan meraih tantangan baru, pindah ke luar Inggris bisa menjadi solusi. Serie A dengan sejarah dan atmosfer kompetitifnya bisa menjadi panggung kebangkitan baru bagi sang penyerang.

    Apakah Juventus, AC Milan, atau Inter Milan akan menjadi pelabuhan baru Rashford? Ataukah ia memilih bertahan dan membuktikan diri kembali di Old Trafford?

    Jawabannya akan terungkap sebelum jendela transfer musim panas ditutup.

  • Ruben Amorim Incar Gelandang Denmark

    Ruben Amorim Incar Gelandang Denmark

    Manchester United mulai bergerak agresif di bursa transfer musim panas 2025. Klub Premier League yang dilatih Erik ten Hag itu dikabarkan telah resmi mengajukan tawaran senilai 40 juta euro Ruben Amorim Incar gelandang tengah milik Sporting CP asal Denmark. yang diyakini adalah Morten Hjulmand.

    Gelandang berusia 25 tahun itu tampil gemilang bersama Sporting sepanjang musim 2024/25 menjadi salah satu Ruben Amorim Incar Gelandang Denmark dalam persaingan gelar Liga Portugal. Performanya juga menarik perhatian klub-klub besar Eropa lainnya, namun MU menjadi tim pertama yang melangkah dengan penawaran resmi.

    Morten Hjulmand, Target Ideal Erik ten Hag

    Morten Hjulmand dikenal sebagai gelandang bertahan modern yang memiliki kekuatan fisik, agresivitas, serta kecerdasan taktis yang tinggi. Pemain jebolan akademi FC Copenhagen itu mampu menjadi pengatur tempo permainan sekaligus menjadi perisai pertama di depan lini pertahanan.

    Musim lalu, Hjulmand mencatatkan 4 assist dan rata-rata 2,3 tekel per pertandingan. Statistik ini membuatnya jadi sosok yang sangat dibutuhkan di lini tengah MU, terutama setelah performa tidak konsisten dari Casemiro dan Scott McTominay.

    Menurut laporan dari jurnalis Fabrizio Romano, Hjulmand sudah masuk daftar pantauan MU sejak awal 2024 dan kini mereka resmi mengajukan proposal transfer senilai €40 juta, termasuk bonus.

    Sporting Terbuka, Tapi Tunggu Tawaran Lebih Tinggi

    Pihak Sporting CP kabarnya tidak menolak tawaran Manchester United begitu saja. Namun, mereka masih mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan adanya tawaran yang lebih tinggi dari klub lain.

    Ruben Amorim sendiri dikabarkan menyayangkan kemungkinan kehilangan Hjulmand, tetapi memahami bahwa Sporting tidak bisa menolak jika harga sudah sesuai. Sporting disebut-sebut menginginkan angka mendekati €50 juta, sesuai dengan klausul pelepasan sang pemain.

    Dengan kontrak Hjulmand yang masih berjalan hingga 2028, Sporting berada dalam posisi kuat dalam negosiasi. Namun, godaan finansial dari Premier League bisa membuat proses transfer ini cepat terealisasi.

    Ruben Amorim Sudah Siapkan Pengganti

    Tidak ingin kehilangan kendali di bursa transfer, Ruben Amorim sudah mulai mengidentifikasi beberapa nama sebagai calon pengganti Hjulmand. Beberapa nama yang mencuat antara lain:

    • Joey Veerman (PSV Eindhoven) – Gelandang kreatif asal Belanda yang punya passing akurat dan kemampuan bertahan mumpuni.
    • Yusuf Yazıcı (Lille) – Pemain serba bisa yang dapat bermain sebagai gelandang tengah maupun gelandang serang.
    • Francisco Trincão (opsi internal) – Meski bukan gelandang bertahan, Amorim bisa mengubah skema taktik dengan memaksimalkan pemain-pemain menyerang yang lebih cair.

    Sporting juga tidak menutup kemungkinan untuk memberi kepercayaan kepada gelandang muda dari akademi seperti Mateus Fernandes, yang disebut-sebut punya potensi besar.

    MU Harus Bergerak Cepat, Ada Persaingan dari Klub Lain

    Meskipun MU menjadi tim pertama yang menyodorkan tawaran konkret, mereka tidak sendiri dalam perburuan Hjulmand. Klub-klub top seperti Juventus, Atletico Madrid, dan bahkan Bayern Munchen juga memantau situasi sang pemain.

    Jika MU terlambat atau menunda terlalu lama, bukan tidak mungkin tawaran dari klub lain yang lebih menarik akan datang dan membuat mereka kehilangan target utama.

    Transfer ini berpotensi menjadi kunci penting dalam restrukturisasi lini tengah Manchester United. Jika sukses mendatangkan Morten Hjulmand, Erik ten Hag akan memiliki tambahan tenaga segar dan kualitas di sektor yang selama ini jadi titik lemah.

    Bagi Sporting CP, kehilangan Hjulmand tentu menjadi pukulan, tetapi juga peluang untuk mendapatkan dana besar dan membangun tim dengan pemain-pemain muda yang lebih potensial. Semua kini bergantung pada kesepakatan nilai transfer antara kedua belah pihak.

  • Saga Transfer Jadon Sancho: Juventus Meningkatkan Tawaran, MU Didorong untuk Realistis

    Saga Transfer Jadon Sancho: Juventus Meningkatkan Tawaran, MU Didorong untuk Realistis

    Sancho ke Juventus kembali menjadi sorotan utama di pasar transfer musim panas 2025. Setelah itu, hubungan yang penuh ketegangan selama satu musim dengan manajer Erik ten Hag membuat masa depan sang winger semakin tidak menentu di Old Trafford. Di sisi lain, Juventus yang sejak awal menunjukkan minat serius, kini dikabarkan telah menaikkan tawaran resmi mereka. Dengan demikian, langkah Sancho ke Juventus tampaknya semakin mendekati kenyataan dan memaksa Manchester United untuk meninjau kembali sikap keras mereka dalam negosiasi.

    Sancho dan Erik ten Hag: Retakan yang Tak Terselamatkan

    Di awal kariernya bersama Manchester United, Sancho dipandang sebagai salah satu talenta muda terbaik di Eropa setelah dibeli dari Borussia Dortmund. Namun, sejak musim 2023/2024, hubungan Sancho dengan manajer Erik ten Hag mulai memburuk. Contohnya, ia sempat dikeluarkan dari skuad utama karena dianggap kurang menunjukkan dedikasi dalam latihan.

    Di sisi lain, Sancho menepis semua tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa perlakuan yang diterimanya tidak adil. Ketegangan antara mereka tetap terjaga dan membuat posisi Sancho dalam skuad utama semakin tidak jelas.

    Sancho ke Juventus: Langkah Agresif Bianconeri

    Di sisi lain, Juventus mengambil langkah untuk mendekati pemain berusia 25 tahun ini. Lagipula, Bianconeri sedang memerlukan tambahan pemain di posisi sayap kanan. Misalnya, kepergian Federico Chiesa yang kerap dikaitkan dengan klub-klub di Premier League membuat Juventus bergerak cepat dalam mencari pengganti.

    Lebih lanjut, Juventus dilaporkan sudah meningkatkan tawaran mereka menjadi €35 juta ditambah bonus performa, setelah sebelumnya mengusulkan €25 juta. Dengan kata lain, Juventus menunjukkan keseriusan untuk mendaratkan Sancho di Turin sebelum tur pramusim dimulai.

    MU Diminta untuk Lebih Realistis

    Sementara itu, Manchester United tetap bersikukuh pada harga awal sebesar €50 juta, yang dinilai terlalu tinggi oleh Juventus. Namun, banyak pihak dari dalam klub, termasuk beberapa analis transfer, mulai merekomendasikan agar manajemen mengevaluasi ulang harga jual Sancho.

    Selain itu, Sancho sudah tidak lagi termasuk dalam rencana jangka panjang ten Hag. Oleh karena itu, mempertahankannya mungkin akan membebani struktur gaji dan mengganggu keseimbangan tim.

    Pandangan Pihak KetigaTurunnya Nilai Pasar

    Sebagai contoh, data dari Transfermarkt menunjukkan bahwa nilai pasar Sancho saat ini di angka €32 juta, jauh turun dari nilai tertingginya yang pernah lebih dari €100 juta. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika klub-klub yang berminat, termasuk Juventus, enggan membayar harga yang tidak mencerminkan performa saat ini.

    Bahkan, beberapa analis mencatat bahwa jika MU tidak segera menurunkan harga, mereka berisiko tidak dapat menjual Sancho pada musim panas 2025 dan harus menunggu hingga jendela transfer musim dingin.

    Sancho ke Juventus: Detail Kontrak Mulai Terkuak

    Selain itu, kabarnya Juventus telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Sancho. Pemain tersebut dilaporkan akan memperoleh gaji bersih sebesar €6 juta setahun, yang sesuai dengan struktur gaji yang berlaku di Juventus. Dengan demikian, satu-satunya hambatan saat ini adalah kesepakatan harga antara kedua klub.

    Jika Manchester United bersedia menerima tawaran terakhir dari Juventus, transfer ini dapat diselesaikan sebelum akhir Juli. Dalam waktu yang sama, Juventus juga menyiapkan opsi lain jika transfer ini tidak terwujud, dengan nama-nama seperti Domenico Berardi dan Nico Williams masuk dalam daftar incaran mereka.

    Manchester United Harus Bertindak Cepat

    Yang terpenting, waktu tidak menguntungkan bagi Manchester United. Dengan waktu pramusim yang terus berkurang dan aktivitas transfer yang bergerak dengan cepat, menjaga pemain yang tidak diinginkan bisa berimbas negatif secara finansial maupun taktis.

    Misalnya, kasus Donny van de Beek yang terjebak di klub selama dua tahun terakhir tanpa pemberian kontribusi berarti menunjukkan bahwa menunda penjualan bukanlah pilihan yang cerdas. Dalam hal ini, United perlu mengambil keputusan yang tegas dalam beberapa minggu ke depan.

    Sancho ke Juventus atau Tetap di MU?

    Pada akhirnya, keputusan saat ini ada di pihak manajemen Manchester United. Apakah mereka akan tetap bersikukuh dengan harga tinggi untuk Sancho, atau berkompromi untuk kelangsungan proyek jangka panjang? Hal yang paling penting, MU harus memandang situasi ini secara objektif dan menyadari bahwa nilai pasar tidak dapat ditentukan oleh satu pihak saja.

    Sebaliknya, Juventus sudah menunjukkan itikad baik dan kesiapan yang jelas. Jika MU terus menunda, ada kemungkinan Sancho akan tetap sebagai pemain yang tidak diperlukan.

    Oleh karena itu, untuk menyelesaikan proses transfer ini dengan hasil terbaik bagi semua, dibutuhkan kebijaksanaan dan fleksibilitas dari manajemen MU. Dan, waktu terus bergerak maju.

  • Sancho Dilirik Juventus: Kesepakatan Besar di Depan Mata?

    Sancho Dilirik Juventus: Kesepakatan Besar di Depan Mata?

    Sancho Dilirik Juventus: Tawaran Resmi Naik

    Sancho dilirik Juventus dengan penawaran yang semakin agresif di bursa transfer musim panas ini. Klub raksasa Serie A tersebut menunjukkan keseriusannya dengan menaikkan tawaran resmi kepada Manchester United, demi memboyong sang winger yang kini berada dalam situasi tidak menentu di Old Trafford.

    Alasan Juventus Ingin Datangkan Sancho

    Juventus melihat Jadon Sancho sebagai tambahan yang ideal untuk memperkuat lini serang mereka. Dengan pengalaman di Bundesliga dan Premier League, Sancho dinilai mampu memberikan kreativitas dan kecepatan yang selama ini kurang di sisi sayap Bianconeri.

    Respons Manchester United atas Tawaran Juventus

    Manchester United disebut sedang mempertimbangkan tawaran terbaru dari Juventus. Meski awalnya bersikap keras, pihak MU mulai terbuka terhadap kemungkinan melepas Sancho, terutama jika nilai transfer mendekati ekspektasi klub.

    Jadon Sancho dan Situasi Terkini di MU

    Sancho belum mendapatkan waktu bermain reguler di bawah Erik ten Hag. Konflik internal dan performa inkonsisten menjadi faktor yang membuat sang pemain berniat mencari tantangan baru. Tawaran Juventus menjadi peluang untuk memulai kembali kariernya.

    Dampak Transfer Sancho bagi Kedua Klub

    Jika transfer ini terjadi, Juventus mendapatkan tambahan penting untuk kompetisi Serie A dan Eropa. Sementara bagi Manchester United, dana segar dari hasil penjualan dapat digunakan untuk membangun ulang skuad atau mendatangkan pemain baru yang sesuai dengan skema pelatih.

    Akankah Manchester United Menerima?

    Keputusan akhir masih belum diumumkan, namun jika Juventus terus meningkatkan tawaran, besar kemungkinan Manchester United akan mempertimbangkannya secara serius. Negosiasi diyakini akan berlanjut hingga akhir jendela transfer.

    Kesimpulan: Transfer Sancho Menuju Juventus Semakin Dekat

    Dengan kondisi internal yang tak menentu dan tawaran menarik dari Juventus, transfer Jadon Sancho tampaknya tinggal menunggu waktu. MU akan menimbang keuntungan finansial dan perencanaan jangka panjang sebelum membuat keputusan akhir. Di sisi lain, Juventus diyakini siap memberikan peran penting bagi Sancho di skuad utama mereka. Jika kesepakatan tercapai dalam waktu dekat, ini bisa menjadi langkah penting yang menguntungkan kedua belah pihak dan membuka babak baru dalam karier sang pemain.

  • Transfer Sancho Juventus Naikkan Tawaran

    Transfer Sancho Juventus Naikkan Tawaran

    Saga transfer Jadon Sancho dari Manchester United menuju Juventus kembali memanas. Setelah sempat terhambat oleh permintaan harga yang tinggi dari kubu Setan Merah Transfer Sancho Juventus Naikkan Tawaran mereka demi mengamankan jasa sang winger asal Inggris.

    Menurut laporan dari media Italia dan Inggris, Transfer Sancho Juventus Naikkan Tawaran senilai total €35 juta. terdiri dari pembayaran awal sekitar €25 juta plus bonus berbasis performa. Ini merupakan peningkatan dari tawaran awal yang hanya menyentuh angka €25 juta secara keseluruhan.

    Namun demikian, Manchester United disebut masih belum puas dan bertahan dengan permintaan harga sebesar €45–50 juta. Situasi ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk pengamat transfer yang menilai MU harus mulai bersikap realistis jika ingin melepas pemain yang sudah tak masuk dalam rencana utama Erik ten Hag.

    Sancho Tak Lagi Prioritas di Old Trafford

    Jadon Sancho sejatinya didatangkan dengan ekspektasi tinggi pada musim panas 2021 dari Borussia Dortmund dengan banderol sekitar €85 juta. Namun, hingga kini, performanya dianggap belum konsisten dan bahkan sempat bersitegang dengan pelatih kepala, Erik ten Hag.

    Pada paruh kedua musim lalu, Sancho dipinjamkan kembali ke Borussia Dortmund dan tampil cukup impresif, membantu klub mencapai final Liga Champions. Kendati demikian, peluangnya untuk kembali mendapat tempat di skuad utama MU tetap kecil, apalagi hubungan dengan Ten Hag belum membaik.

    Juventus Butuh Winger Dinamis

    Bagi Juventus, Sancho dianggap sebagai solusi untuk lini serang yang kekurangan kreativitas dan kecepatan di sektor sayap. Pelatih Thiago Motta ingin membawa identitas permainan menyerang ke dalam skuad Bianconeri, dan Sancho dianggap cocok untuk peran tersebut.

    Juventus juga berencana memberi Sancho peran yang lebih bebas dan kepercayaan penuh—hal yang mungkin tak lagi ia dapatkan di Manchester. Faktor ini bisa jadi penentu Sancho untuk menerima tawaran dari Turin.

    MU Harus Segera Putuskan

    Waktu terus berjalan, dan Juventus dikabarkan mulai mempertimbangkan opsi alternatif jika MU terus bersikukuh pada harga tinggi. Beberapa nama lain seperti Mason Greenwood dan Federico Chiesa juga ada dalam radar klub Serie A tersebut.

    Para pengamat menyarankan MU untuk tidak menunggu lebih lama, mengingat harga Sancho bisa semakin turun jika tak segera terjual musim panas ini. Gaji tinggi dan status non-prioritas dalam skuad membuat keberadaan Sancho berpotensi menjadi beban finansial.

    Juventus menunjukkan keseriusan dalam menggaet Jadon Sancho dengan menaikkan tawaran mereka. Namun, negosiasi masih menemui jalan buntu akibat harga yang dipatok MU. Jika tidak segera mencapai kesepakatan, kedua klub bisa kehilangan momentum dalam transaksi ini. Kini, tekanan ada di pihak Manchester United untuk bersikap realistis dan membuka jalan bagi kelanjutan karier Sancho.

  • MU Incar Gelandang Barcelona sebagai Pengganti Casemiro, Siapakah Dia?

    MU Incar Gelandang Barcelona sebagai Pengganti Casemiro, Siapakah Dia?

    Seiring berjalannya waktu, Manchester United terus mencari pengganti jangka panjang untuk Casemiro yang performanya mulai menurun akibat usia. Baru-baru ini, muncul nama gelandang Barcelona suksesor Casemiro yang disebut-sebut sebagai incaran utama Setan Merah. Dengan demikian, gelandang tersebut dinilai memiliki kualitas dan gaya bermain yang ideal untuk mengisi peran vital di lini tengah MU. Lantas, siapa sebenarnya gelandang Barcelona suksesor Casemiro ini, dan apa yang membuatnya begitu menarik bagi Erik ten Hag? Berikut ulasannya.

    MU Butuh Gelandang Barcelona Suksesor Casemiro untuk Regenerasi Lini Tengah

    Performa Manchester United musim 2024/2025 belum konsisten. Salah satu sorotan utama tertuju pada lini tengah, terutama posisi gelandang bertahan. Casemiro, yang didatangkan dari Real Madrid pada 2022, sempat menjadi sosok kunci di lini tengah. Namun demikian, seiring bertambahnya usia dan seringnya mengalami cedera, Casemiro dianggap mulai kehilangan daya jelajah dan agresivitasnya.

    Oleh karena itu, Erik ten Hag dikabarkan telah meminta manajemen klub untuk segera mencari gelandang bertahan baru yang lebih muda, dinamis, dan memiliki kualitas distribusi bola yang baik. Di tengah pencarian tersebut, muncullah nama Frenkie de Jong, gelandang andalan Barcelona.

    Gelandang Barcelona Suksesor Casemiro Jadi Target Utama MU

    MU bukanlah klub asing dalam urusan mengejar tanda tangan Frenkie de Jong. Pada bursa transfer musim panas 2022, MU sudah mencoba memboyong De Jong ke Old Trafford, namun gagal karena sang pemain masih ingin bertahan di Camp Nou.

    Kini, situasinya berubah. Barcelona tengah mengalami tekanan finansial dan disebut siap mendengarkan tawaran untuk beberapa pemain bintangnya, termasuk De Jong. Sementara itu, gelandang asal Belanda tersebut mulai merasa tidak nyaman dengan peran tak menentu di bawah asuhan Hansi Flick.

    Sebagai hasilnya, De Jong dinilai cocok untuk menggantikan peran Casemiro karena gaya bermainnya yang elegan, kemampuan mengatur tempo, serta visi permainan yang luar biasa.

    Statistik dan Gaya Main Gelandang Barcelona Suksesor Casemiro

    AspekCasemiro (2024)Frenkie de Jong (2024)
    Usia32 tahun27 tahun
    PosisiGelandang BertahanGelandang Tengah/Deep-lying Playmaker
    Gaya MainAgresif, IntersepPositional, Ball-Playing
    KekuatanDuel udara, TekelDribel, Distribusi bola
    KelemahanMobilitas menurunKadang kurang agresif bertahan

    Dari perbandingan di atas, terlihat bahwa De Jong bukanlah salinan langsung dari Casemiro. Meskipun demikian, ia dapat menawarkan pendekatan yang lebih modern dalam peran sebagai gelandang bertahan atau regista.

    Erik ten Hag Dorong Transfer Gelandang Barcelona Suksesor Casemiro

    Kehadiran Erik ten Hag menjadi daya tarik tersendiri bagi Frenkie de Jong. Keduanya pernah bekerja sama dengan sukses di Ajax Amsterdam, di mana De Jong tampil memukau dalam perjalanan Ajax hingga semifinal Liga Champions 2018/2019.

    Ten Hag disebut sangat menginginkan reuni dengan mantan anak asuhnya. Ia percaya De Jong adalah sosok ideal untuk menerapkan filosofi permainan berbasis penguasaan bola yang ia bangun di MU.

    Tak hanya itu, sumber internal klub menyebut bahwa komunikasi informal sudah dilakukan antara MU dan perwakilan De Jong, dan sang pemain tidak lagi menutup kemungkinan untuk pindah ke Premier League.

    Barcelona Siap Lepas Gelandang Barcelona Suksesor Casemiro, Tapi Tak Murah

    Barcelona diyakini akan melepas De Jong jika ada tawaran yang mendekati €70 juta. Klub asal Catalan itu membutuhkan dana untuk menyeimbangkan neraca keuangan dan mendaftarkan pemain baru.

    Meski demikian, tidak mudah bagi MU untuk merekrutnya. Selain harga yang tinggi, ada juga persaingan dari klub-klub top Eropa seperti Bayern Munich dan Paris Saint-Germain yang juga mengincar jasanya.

    Sebagai alternatif, United akan berusaha memasukkan klausul bonus performa atau pemain tambahan dalam kesepakatan untuk menekan biaya transfer.

    Respons Suporter MU dan Legenda Klub

    Reaksi suporter MU di media sosial cukup beragam. Banyak yang menyambut positif wacana kedatangan De Jong sebagai simbol modernisasi lini tengah. Namun di sisi lain, ada juga yang khawatir MU akan mengulangi kesalahan membayar terlalu mahal untuk pemain yang belum tentu cocok dengan kerasnya Premier League.

    Legenda klub seperti Paul Scholes dan Rio Ferdinand menyatakan bahwa De Jong akan membawa dimensi baru dalam penguasaan bola dan kontrol permainan. Meski begitu, ia tetap memerlukan partner bertahan yang bisa menutup ruang secara agresif seperti yang biasa dilakukan Casemiro.

    Apa Dampaknya Jika Transfer Terjadi?

    Jika Frenkie de Jong benar-benar merapat ke Old Trafford, maka United akan memiliki salah satu lini tengah paling teknikal di liga bersama Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo.

    Di sisi lain, ini juga berarti perubahan strategi. MU akan bermain lebih mengontrol dengan bola dan mengurangi pressing intens seperti era awal Ten Hag. Selain itu, kepergian Casemiro atau rotasi peranannya akan menandai era baru United yang lebih mengedepankan visi dan teknik.

    Lebih jauh lagi, transfer ini juga bisa membuka jalan bagi penjualan pemain seperti Scott McTominay atau Christian Eriksen demi memberi ruang di skuad dan mengurangi beban gaji.

    Transfer yang Logis, Tapi Penuh Tantangan

    Memboyong Frenkie de Jong sebagai suksesor Casemiro adalah langkah logis dalam jangka panjang. Ia menawarkan gaya bermain yang sesuai dengan visi Erik ten Hag dan memiliki kualitas top Eropa. Akan tetapi, tantangan utama MU adalah soal harga dan kesiapan sang pemain menghadapi atmosfer Premier League yang keras.

    Jika semua berjalan sesuai rencana, bukan hanya United yang diuntungkan, tapi juga De Jong yang bisa berkembang lebih maksimal dalam sistem yang sudah dikenalnya.

  • MU dan Barcelona Tidak Sejalan

    MU dan Barcelona Tidak Sejalan

    Spekulasi transfer Marcus Rashford ke Barcelona kembali menjadi sorotan media sepak bola Eropa. Di tengah bursa transfer musim panas 2025 yang semakin panas, kabar ketertarikan Blaugrana kepada penyerang asal Inggris ini mulai ramai diperbincangkan. Namun, langkah ambisius Barcelona tidak berjalan mulus. Manchester United dikabarkan enggan bernegosiasi soal Rashford, bahkan menutup pintu untuk pembicaraan lebih lanjut. Situasi ini menandakan bahwa MU dan Barcelona Tidak Sejalan dalam menyikapi kemungkinan transfer sang pemain.

    Barcelona Butuh Penyerang Serba Bisa

    Barcelona sedang mencari penyerang yang bisa mengisi berbagai posisi di lini depan, terutama setelah sejumlah pemain senior meninggalkan klub. Marcus Rashford dinilai sebagai sosok ideal yang bisa bermain sebagai winger kiri, penyerang tengah, maupun second striker.

    Rashford memiliki kecepatan, teknik, dan kemampuan mencetak gol yang menjadikannya salah satu penyerang top di Liga Inggris. Pelatih baru Barcelona juga dikabarkan tertarik membangun tim dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, dan Rashford dianggap cocok dengan filosofi tersebut.

    Manchester United Tak Ingin Kehilangan Ikon Klub

    Di sisi lain, Manchester United memegang sikap tegas. Rashford adalah produk akademi klub dan sudah menjadi wajah dari proyek jangka panjang MU. Meski performanya sempat menurun musim lalu, United masih percaya bahwa Rashford memiliki peran vital dalam skuad Erik ten Hag.

    Sumber internal klub menyebut bahwa MU bahkan tidak mau mendengar tawaran awal Barcelona yang kabarnya mencapai €70 juta. Klub Liga Premier itu masih menganggap Rashford sebagai aset tak tergantikan, baik secara komersial maupun teknis.

    Masalah Finansial Barcelona Jadi Penghambat

    Selain perbedaan visi, faktor finansial juga menjadi batu sandungan besar. Barcelona masih berusaha menyeimbangkan keuangan mereka untuk memenuhi aturan Financial Fair Play (FFP) La Liga. Harga Rashford yang tinggi serta gaji besar yang harus ditanggung menjadi tantangan berat bagi klub Katalan tersebut.

    Barcelona dikabarkan ingin mencari skema alternatif, seperti meminjam Rashford dengan opsi pembelian atau memasukkan pemain dalam kesepakatan. Namun, pendekatan seperti ini ditolak mentah-mentah oleh Manchester United.

    Reaksi Publik dan Media

    Di Inggris, media memuji ketegasan MU dalam mempertahankan pemain akademinya. Fans juga cenderung mendukung klub untuk tidak melepas Rashford, yang dianggap sebagai simbol loyalitas di tengah era sepak bola modern.

    Sementara itu, di Spanyol, sejumlah analis menilai bahwa Barcelona sebaiknya realistis dalam perburuan pemain top Eropa dan lebih fokus mencari solusi internal atau alternatif yang lebih terjangkau.

    Transfer yang Sulit Terwujud

    Meskipun rumor terus berkembang, kemungkinan Marcus Rashford pindah ke Barcelona pada bursa transfer kali ini sangat kecil. Ketidaksepakatan antara kedua klub, ditambah dengan kondisi finansial Barcelona yang masih belum stabil, membuat transfer ini sulit terwujud.

    Untuk saat ini, Rashford tetap akan menjadi bagian penting dari MU dan Barcelona Tidak Sejalan tampaknya harus mencari target lain untuk memperkuat lini serang mereka di musim 2025/26.

  • Rashford Menuju Barcelona? Manchester United Beri Lampu Hijau

    Rashford Menuju Barcelona? Manchester United Beri Lampu Hijau

    Barcelona siap angkut Marcus Rashford setelah Manchester United memberikan sinyal terbuka terkait masa depan sang pemain. Klub asal Spanyol itu melihat Rashford sebagai solusi ideal untuk memperkuat lini depan mereka yang masih belum stabil sejak ditinggal beberapa nama besar dalam beberapa musim terakhir.

    MU Beri Restu Setelah Penurunan Performa

    Manchester United mulai mempertimbangkan penjualan Rashford usai musim 2024/2025 yang tidak memuaskan. Sang winger hanya mencetak 7 gol dari 30 penampilan di Premier League, jauh dari ekspektasi. Manajemen klub kini terbuka pada negosiasi dengan klub-klub peminat, termasuk Barcelona.

    Barcelona Ingin Tambah Kecepatan dan Kreativitas

    Xavi Hernandez menilai Rashford cocok dengan gaya permainan Barcelona yang menekankan kecepatan dan pergerakan tanpa bola. Dengan usia yang masih 27 tahun, Rashford dinilai masih memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di La Liga. Proyek jangka panjang klub juga menginginkan pemain yang bisa langsung memberi dampak instan.

    Harga Transfer Jadi Fokus Negosiasi

    Meskipun MU memberi lampu hijau, Barcelona harus bersiap dengan nilai transfer tinggi. Rashford masih memiliki kontrak hingga 2028, dan klausul pelepasan diperkirakan di angka €80–90 juta. Namun, kondisi keuangan MU yang butuh penyeimbangan neraca memberi ruang untuk tawar-menawar.

    Rashford Pertimbangkan Tantangan Baru

    Rashford disebut tertarik mencoba tantangan baru di luar Inggris. Setelah menghabiskan seluruh kariernya di Manchester United, kepindahan ke Spanyol bisa menjadi dorongan baru dalam kariernya. Ia juga tertarik dengan peluang bermain di tim besar seperti Barcelona yang konsisten tampil di Liga Champions.

    Efek Domino di Bursa Transfer Musim Panas

    Jika transfer Rashford ke Barcelona terwujud, sejumlah efek domino bisa terjadi. MU akan segera mencari pengganti, sementara Barcelona mungkin melepas satu atau dua pemain untuk menyesuaikan anggaran gaji. Transfer ini bisa menjadi pembuka dari banyak pergerakan besar lainnya di bursa musim panas 2025.

    Kesimpulan: Barcelona Serius Dapatkan Rashford

    Barcelona siap angkut Marcus Rashford dan Manchester United tampaknya tidak menghalangi langkah tersebut. Dengan negosiasi intensif yang sudah mulai berjalan, saga transfer ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menyita perhatian di musim panas. Rashford kini tinggal memilih: bertahan di Old Trafford atau membuka lembaran baru di Camp Nou.

bahisliongalabet1xbet