Mohamed Salah
Nama Mohamed Salah kembali mencuat dalam bursa transfer Eropa. Winger andalan Liverpool tersebut dikabarkan sempat ditawarkan kepada Real Madrid, klub raksasa Spanyol yang dikenal kerap memboyong pemain bintang kelas dunia. Namun alih-alih menjadi kenyataan, rumor ini justru berakhir tanpa tindak lanjut serius. Ada sejumlah faktor penting yang membuat transfer Mohamed Salah ke Real Madrid sulit terwujud.
Mohamed Salah dan Statusnya di Liverpool
Mohamed Salah masih menjadi sosok sentral di Liverpool. Sejak bergabung dari AS Roma, pemain asal Mesir itu telah menjelma menjadi mesin gol utama The Reds dengan koleksi trofi Liga Champions, Premier League, hingga berbagai penghargaan individu.
Meski demikian, usia Salah yang kini memasuki kepala tiga serta situasi kontraknya membuat spekulasi transfer kembali mencuat. Beberapa laporan menyebutkan bahwa perwakilan Salah sempat membuka peluang dengan menawarkan sang pemain ke klub-klub elite Eropa, termasuk Real Madrid.
Real Madrid Disebut Pernah Ditawari Mohamed Salah
Real Madrid memang dikenal selektif dalam kebijakan transfernya beberapa musim terakhir. Klub berjuluk Los Blancos itu dikabarkan menerima tawaran terkait Mohamed Salah, terutama di tengah kebutuhan akan pemain sayap berpengalaman yang mampu memberikan dampak instan.
Namun, ketertarikan tersebut tidak berkembang menjadi negosiasi resmi. Madrid memilih untuk melakukan evaluasi mendalam sebelum melangkah lebih jauh.
Faktor Usia Jadi Pertimbangan Utama
Salah satu penghalang utama transfer ini adalah usia Mohamed Salah. Real Madrid saat ini tengah menjalankan proyek jangka panjang dengan fokus merekrut pemain muda berusia 18–25 tahun yang bisa menjadi tulang punggung klub selama satu dekade ke depan.
Dengan usia yang tidak lagi muda, Dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan filosofi transfer Real Madrid saat ini, meskipun kualitasnya masih berada di level elite.
Gaji Tinggi dan Struktur Finansial Real Madrid
Hambatan berikutnya adalah tuntutan gaji. Mohamed Salah merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Liverpool. Jika pindah ke Madrid, sang pemain tentu mengharapkan paket gaji yang setara atau bahkan lebih tinggi.
Real Madrid sendiri dikenal sangat disiplin dalam struktur gaji. Klub tidak ingin menciptakan ketimpangan di ruang ganti, terutama setelah sukses mempertahankan keseimbangan finansial pasca-era Galácticos.
Prioritas Real Madrid pada Target Lain
Selain faktor usia dan gaji, Real Madrid juga memiliki prioritas lain di bursa transfer. Klub lebih memfokuskan anggaran pada pemain muda potensial, baik untuk lini serang maupun lini tengah.
Nama-nama muda dengan nilai investasi jangka panjang dianggap lebih menguntungkan dibanding mendatangkan pemain bintang berusia matang, meskipun memiliki rekam jejak mentereng seperti Mohamed Salah.
Sikap Liverpool terhadap Masa Depan Salah
Dari sisi Liverpool, Mohamed Salah masih dipandang sebagai aset penting. Manajemen The Reds tidak berada dalam tekanan untuk menjual sang pemain, kecuali jika ada tawaran yang benar-benar menguntungkan secara finansial dan strategis.
Situasi ini membuat peluang transfer ke Real Madrid semakin mengecil, terlebih jika Los Blancos tidak siap memenuhi nilai transfer maupun tuntutan personal sang pemain.
Kesimpulan
Meski Mohamed Salah ditawarkan Real Madrid, transfer ini sulit terwujud karena berbagai faktor krusial. Usia pemain, tuntutan gaji tinggi, serta strategi transfer jangka panjang Real Madrid menjadi penghalang utama. Untuk saat ini, Salah tampaknya masih akan melanjutkan perannya sebagai ikon Liverpool, sementara Real Madrid tetap fokus membangun skuad masa depan dengan pemain-pemain muda berbakat.
