
Bayern Munich harus mengakhiri langkah mereka di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 setelah takluk 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga perempat final yang berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Meski tampil penuh semangat, Bayern gagal memaksimalkan peluang dan harus mengakui keunggulan permainan PSG.
PSG Tampil Efisien dan Taktis Sejak Awal Pertandingan
Paris Saint-Germain tampil dengan percaya diri dan disiplin tinggi sejak menit pertama. Mereka mampu menguasai bola dan mengendalikan ritme permainan. Gol pertama dicetak oleh Kylian Mbappé pada menit ke-31 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Bayern.
Bayern mencoba merespons dengan serangan balik cepat, tetapi PSG memiliki pertahanan yang solid dan sulit ditembus. Upaya Harry Kane dan Thomas Müller belum cukup untuk memberikan tekanan berarti bagi lini pertahanan lawan.
Gol Kedua dari Vitinha Kunci Kemenangan PSG
Memasuki babak kedua, PSG tetap konsisten dalam menyerang. Bayern tampak lebih agresif, namun lini tengah mereka tidak mampu mendominasi permainan. Pada menit ke-68, PSG menggandakan keunggulan lewat tendangan keras Vitinha dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan gagal diantisipasi Manuel Neuer.
Gol kedua ini menjadi penentu hasil pertandingan dan secara efektif mematikan peluang Bayern untuk bangkit.
Musiala Cedera, Bayern Terpukul Ganda
Selain kekalahan, Bayern Munich juga kehilangan gelandang muda andalan mereka, Jamal Musiala, yang mengalami cedera pergelangan kaki usai benturan keras. Musiala harus ditarik keluar pada awal babak kedua dan diperkirakan akan absen cukup lama. Cedera ini menjadi kabar buruk bagi Bayern yang akan kembali fokus ke kompetisi Bundesliga dan Liga Champions.
Nagelsmann: Kami Harus Segera Bangkit
Dalam konferensi pers seusai laga, pelatih Bayern Munich Julian Nagelsmann menyatakan bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan, namun ia tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya. Ia menambahkan bahwa tim harus segera bangkit dan memperbaiki performa mereka di kompetisi domestik maupun Eropa.
“Kami kalah dari tim yang bermain sangat rapi dan efisien. Tapi musim masih panjang, kami harus fokus pada apa yang ada di depan,” ujar Nagelsmann.
Kesimpulan
Tersingkirnya Bayern Munich dari Piala Dunia Antarklub 2025 menandai berakhirnya mimpi mereka untuk meraih trofi internasional di awal musim. Kekalahan dari PSG sekaligus menjadi pelajaran penting bahwa mereka perlu memperkuat kedalaman tim, serta mencari solusi atas absennya Jamal Musiala. Fokus kini tertuju pada Bundesliga dan Liga Champions untuk menjaga peluang meraih gelar musim ini.